Akibat Covid-19 Pembangunan Rusun Sekolah Tinggi Guru HKBP Sipoholon Tertunda

oleh -
Foto : Akibat Dampak Covid-19 Pembangunan Rusun Sekolah Tinggi Guru HKBP Sipoholon Tertunda

Miindonews, Tapanuli Utara – Akibat dampak Covid-19, pembangunan Rumah Susun (Rusun) Sekolah Tinggi Guru Huria Kristen Batak Protestan (HKBP) di Seminarium Kecamatan Sipoholon, Tapanuli Utara terpaksa tertunda.

” Anggaran pembangunan semula Rp.13.266.582.963, dengan masa kontrak kerja selama 6 bulan. Namun karena pandemi Covid-19, untuk tahun ini hanya bisa digunakan sekitar 7 M rupiah dan sisanya akan dilanjutkan di tahun depan, ” ujar Kosmin Tampubolon, pelaksana pekerjaan proyek dari perusahaan penyedia jasa, PT. Robinson Maju Bersama, Selasa (14/9/2021).

Menurutnya, tahun ini, pelaksanaan pekerjaan telah dilaksanakan dan telah berjalan 55 sampai 60 persen saja. Meski pekerjaannya masih setengah pekerjaan, namun hal tersebut dapat meringankan pekerjaan yang akan dilaksanakan di tahun depan mendatang.

Baca Juga : Bupati Asahan Tinjau Pelaksanaan Belajar Tatap Muka

” Bangunan rusun nantinya akan berlantai tiga, dengan posisi 43 ruangan dan dua ruangan khusus untuk penyandang disabilitas dan 41 ruangan biasa. Saat ini progres pekerjaannya telah berjalan 13 persen, ” kata Kosmin.

Untuk diketahui, pekerjaan pembangunan Rumah Susun (Rusun) Sekolah Tinggi Guru Huria HKBP saat ini sedang berlangsung. Pekerjaan tersebut berasal dari Kementerian PUPR melalui Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan Sumatera II, Provinsi Sumut APBN Tahun Anggaran 2021.

Pewarta : Lamhot Silaban

Editor : Gusti Wilantara