Ketua MPR Dorong Pemanfaatan Dana CSR untuk Pembinaan Olahraga

oleh -
Foto. Ketua MPR RI, Bambang Susatyo (Dok. MPR)

Miindonews, Jakarta – Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR RI) Bambang Soesatyo mendorong agar perusahaan Swasta dan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) mengalokasikan dana Corporate Social Responsibility (CSR) untuk pembinaan prestasi olahraga. 

Menurut Bamsoet, berdasarkan data Badan Pusat Statistik Nasional, dana CSR perusahaan yang beroperasi di Indonesia mencapai Rp 10 triliun rupiah. Angka yang besar ini diharapkan dapat dimanfaatkan untuk pembinaan olahraga sekitar 10 persen saja. 

“Jangan sampai dana-dana CSR itu dipergunakan tidak tepat untuk mengurangi pajak saja. Harus didorong kepada pembinaan olahraga,” ujar Bamsoet saat menjadi narasumber dalam acara Diskusi Forum Merdeka Barat 9 atau FMB9 secara virtual, Senin (13/9/2021).

Baca juga:

Ketua MPR: Olahraga Indonesia Alami Peningkatan di Era Menpora Zainudin Amali

Namun, Bamsoet mengatakan, untuk membantu hal tersebut, harus ada aturan yang mengatur misalnya, Peraturan Presiden, Peraturan Pemerintah atau Ketetapan Menteri Keuangan.

“Dengan ketetapan Presiden atau Perpres dana-dana itu untuk pembinaan olahraga, saya kira ini juga membantu meringankan beban APBN,” ujarnya.


Politisi Partai Golkar ini memuji Menpora Amali yang sudah berkontribusi banyak memajukan olahraga di Tanah Air. Salah satunya yakni meroketnya prestasi tim Merah Putih di ajang Olimpiade dan Paralimpiade Tokyo. 

“Olahraga ini sangat penting. Dibawah Pak Menpora Amali kita berhasil meroketkan olahraga hingga ke internasional, seperti cabang olahraga bulu tangkis, angkat besi, dan lainnya,” kata Bamsoet. 

Ia menilai, olahraga nasional perlu didukung oleh semua stakeholder. Pihak swasta juga diminta turut mendukung perkembangan maupun pembinaan olahraga. Sehingga, pembinaan olahraga di Tanah Air bisa berjalan dengan baik. 

“Mudah-mudahan ini bisa diperjuangkan. Harus ada perusahan-perusahaan yang ikut membina olahraga. Saya kira ini harus bisa kerja sama, dan pak Menpora bisa berkoordinasi sehingga pembinaan olahraga kita semakin bagus,” ujar Bamsoet.

Baca juga:

Menpora Zainudin Amali Apresiasi Usulan Revisi RUU SKN oleh DPR

Sementara itu, Menpora Zainudian Amali sepakat dengan usulan Bamsoet agar sebagian dana-dana CSR perusahaan swasta maupun BUMN dialokasikan untuk pembinaan olahraga.  Namun, saat ini hal tersebut terkendala dengan regulasi yang ada. 

“Kita sih berharapnya begitu pak ketua, cuma ada hambatan di undang-undang tentang CSR. Itu dulu di tahun-tahun 80-an itu kan masih bisa untuk olahraga. Sekarang ini nggak boleh untuk olahraga,” ungkapnya. 

Menpora Amali mengungkapkan, dirinya bersama Menteri BUMN Erick Thohir sudah melakukan pembicaraan agar setiap cabang olahraga agar dicarikan bapak angkat (penanggungjawab pembinaan). 

“Saya sudah berkoordinasi dengan Pak Erick setiap cabor dicarikan bapak angkat,” tukasnya. (Red).