LP3D Soroti Pembangunan Perkuatan Tebing Sungai Perpangiran

oleh -
Foto : Pembangunan Perkuatan Tebing Sungai Perpangiran Menuai Sorotan

Miindonews, Tapanuli Utara – Pekerjaan proyek pembangunan, perkuatan tebing Sungai Aek perpangiran, di Desa Hutaraja, Simanungkalit, Kecamatan Sipoholon, Tapanuli Utara (Taput) menuai sotoran dari aktivis Lembaga Pemantau dan Pemerhati Pembangunam Daerah (LP3D), Patar Lumban Gaol.

Menurut Patar, bedasarkan informasi dari Ka.UPT Aek Sibundong Batang Toru, Amir, jika ukuran pembesian pada sloof corran memakai besi ukuran 10mm dan tidak sesuai dengan bestek yang ada di RAB.

Dan juga pada corran ring balok, terdapat dua jenis ukuran besi, menggunakan ukuran besi batang 10 mm biasa dan 3 batang ukuran 8 mm biasa.

Baca Juga : Hidayat Nur Wahid Kutuk Penggunaan Lembaran Al Quran Jadi Bungkus Petasan

” Kondisi tersebut menunjukkan jika kontraktor tidak mematuhi perjanjian kontrak kerja dalam proyek tersebut, ” ujarnya, Selasa (14/9/2021).

” Dan dalam hal pembesian saja pihak pemborong sudah main main, apalagi dalam item peekrjaan lainnya seperti campuran semen, ” menurut Patar.

Patar kembali menyoroti dan mempertanyakan kelengkapan alat pelindung diri (APD) para pekerja APD, seperti helm, sarung tangan, sepatu dan rompi.

” Ada dugaan, jika proyek tersebut tidak sesuai dengan Rencana Anggaran Biaya (RAB) yang tertuang dalam kontrak kerja, ” kata Patar.

Ditempat terpisah, Ka-UPT Aek sibundong Batang Toru, Amir saat dihubungi melalui teleponnya, ia menegaskan, jika ukuran pada pembesian sloof harus memakai ukuran10 mm. Dan untuk begel atau cincin ring balok menggunakan besi ukuran 8mm.

” Besinya saat aku lakukan pengecekan memakai besi 10 biasa dan besi 8 biasa untuk ukuran begel itu, ” kata Amir menjelaskan.

Ketika nanti ditemukan, lanjut Amir, maka pekerjaan proyek tersebut akan hentikan.

” Bisa ku tahan semua kegiatan itu walaupun ada pengawas lapangannya, ” tegas Amir.

Sementara Kepala Unit Pemerintahan Transmigrasi (KUPT) saat dihubungi melalui pesan WhatsApp, terkait K3 Alat Pelindung Diri (APD), Galian C Batu dan Pasir, tidak memberikan jawaban.

Pewarta : Lamhot Silaban

Editor : Gusti Wilantara