Presiden Jokowi Perintahkan Zainudin Amali Bangun Training Camp dan Sentra Olahraga untuk Atlet Difabel

oleh -
Foto. Menpora RI, Zainudin Amali

Miindonews, Jakarta –  Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Zainudin Amali mengaku mendapat arahan Presiden Joko Widodo untuk membangun training camp berfasilitas lengkap yang dilengkapi dengan sport science sebagai pusat latihan para atlet difabel.

Selain training camp, kata Menpora Amali,  akan dibangun sentra-sentra olahraga di 10 provinsi seluruh Indonesia. Hal itu sejalan dengan Desain Besar Olahraga Nasional (DBON) yang telah disusun Kemenpora bersama stakeholder terkait sebagai pedoman pembinaan atlet prestasi secara sistematis dan berkelanjutan.

“Jadi pak presiden, pak Jokowi memberi arahan dan perintah kepada saya untuk segera membangun training camp atau pemusatan latihan buat atlet-atlet paragames kita atau atlet difabel kita dengan fasilitas yang lengkap,” kata Menpora Amali saat menjadi narasumber dalam program spesial bertajuk ‘Tribute to Paralimpians’ Metro TV, Sabtu (18/9/2021).

Baca juga:

Menpora Zainudin Amali Nyatakan PON XX Papua Siap di Gelar

Menpora Amali menuturkan, langkah tersebut sebagai bentuk perhatian dan dukungan pemerintah, sekaligus untuk memberikan posisi dan fasilitas yang sama antara atlet olimpiade dan paralimpiade atau atlet non difabel dengan atlet difabel.

“Sekarang dalam Desain Besar Olahraga Nasional, kita memberi tempat yang sama, yang setara antara atlet olimpiade dan atlet paralimpiade,” jelas Menpora Amali.

Sebab, kata dia, berdasarkan pengakuan para atlet, pelatih dan pengurus NPC Indonesia pada periode sebelum-sebelumnya, atlet difabel seolah tidak diperhatikan bahkan ditelantarkan dan tidak mendapat tempat yang sama dengan atlet non difabel.

“Mereka (atlet difabel) benar-benar merasakan perhatian pemerintah menyetarakan posisi difabel. Itu akan membangkitkan semangat dari atlet yang sekarang belum terekrut (calon atlet difabel),” ungkapnya.

Baca juga:

Menpora Zainudin Amali Nilai Pelaksanaan Prokes Liga 1 Sudah Berjalan Baik

Ia meyakini, adanya DBON sebagai panduan prestasi olahraga dan dibangunnya sentra-sentra olahraga, maka pencarian dan pembinaan talenta atlet non difabel akan lebih mudah dan tidak kesulitan.

“Kalau ini jalan (DBON), Perpresnya jalan, seluruh kementerian, lembaga mendukung, pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten kota mendukung. Saya optimis target tercapai, yang penting kita konsisten dan fokus terhadap apa yang tertuang di dalam Desain Besar Olahraga Nasional,” harapnya.

Menpora Amali menilai, jika kerjasama antar stakeholder berjalan dengan baik dan pemerintah terus memberikan perhatian kepada para atlet difabel, Menpora yakin akan membangkitkan semangat mereka untuk berkarir menjadi atlet.

“Saya meyakini kalau seperti ini perhatian kita orang akan berbondong-bondong untuk menjadi atlet difabel kita karena selama ini mereka memandang bahwa mereka berada di pinggir-pinggir tidak pernah diurus secara serius seperti sekarang,” ujar Amali. (Red)

No More Posts Available.

No more pages to load.